<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Destiana's Blog</title>
	<atom:link href="http://destiana.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://destiana.wordpress.com</link>
	<description>just me n my life</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2012 12:29:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='destiana.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/0e0e007f241f44ca3bd28d60aa533514?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Destiana's Blog</title>
		<link>http://destiana.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://destiana.wordpress.com/osd.xml" title="Destiana&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://destiana.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Senyum Mama</title>
		<link>http://destiana.wordpress.com/2012/01/19/senyum-mama/</link>
		<comments>http://destiana.wordpress.com/2012/01/19/senyum-mama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 12:28:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>destiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://destiana.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Dulu,waktu masih ada Papa,rasanya seneng banget kalo bisa ngeliat senyum dari Mama dan Papa. Padahal,hal yang aku lakukan belum seberapa,tapi senyum yang mereka kasih untuk menghargai itu udah lebih dari cukup buatku. Mereka tersenyum saat aku berhasil masuk UI,dgn fakultas yang berbeda dari yang mereka pernah masuki,mereka berdua memilih jurusan ekonomi sedangkan aku memang bertekad <a href="http://destiana.wordpress.com/2012/01/19/senyum-mama/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=99&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu,waktu masih ada Papa,rasanya seneng banget kalo bisa ngeliat senyum dari Mama dan Papa. Padahal,hal yang aku lakukan belum seberapa,tapi senyum yang mereka kasih untuk menghargai itu udah lebih dari cukup buatku. Mereka tersenyum saat aku berhasil masuk UI,dgn fakultas yang berbeda dari yang mereka pernah masuki,mereka berdua memilih jurusan ekonomi sedangkan aku memang bertekad tidak ingin memiliki gelar yang sama lagi dgn mereka sehingga jadilah aku masuk ke kedokteran gigi. Mereka kembali tersenyum saat aku lulus dan menjadi sarjana kedokteran gigi,padahal gelar sarjana ini hanya gelar semu karena nantinya akan berganti menjadi drg. Namun,senyum yang mereka perlihatkan adalah senyum sangat membuat aku bangga menjadi anak dari mereka. Mereka pun tersenyum kembali saat mereka berdua mendapat kesempatan untuk pergi umroh tanpa biaya sedikitpun karena memang dibiayai oleh saudara kandung Papa. Aku pun saat itu ikut tersenyum bahagia sekaligus terharu,karena aku dengar dengan jelas ketika dulu mereka asik memperbincangkan tentang rencana umroh ini dengan biaya pensiun Papaku. Ya,dulu mereka memang berencana utk umroh dgn uang pensiun dini Papaku. Namun,ternyata اَللّهُ lebih sayang sama mereka sehingga berangkatlah mereka ke Tanah Suci tanpa biaya sepeserpun. Alhamdulillah&#8230;. </p>
<p>Lalu,sebuah musibah terjadi. Kami (aku,Mama,dan Ade Elis) kehilangan Papa yang begitu kami cintai. Meskipun kadang Papa bersikap menyebalkan tapi tetap saja itu tidak menjadi penghalang bagi kami untuk tidak menangis saat beliau pergi. Kami kehilangan panutan,imam dalam keluarga,sekaligus pencari nafkah satu2nya untuk keluarga kami. Kami lemas,selama berbulan2 senyum yang kami perlihatkan hampir selalu diiringi dgn isak tangis. Kami baru benar2 bisa tersenyum dgn baik di masa2 sekarang ini. Kami benar2 merasa kehilangan,rasanya seperti ada lubang yang sangat besar dalam hidup kami. Namun,rupanya اَللّهُ telah merencanakan sesuatu yang sangat diluar dugaan. Setelah Papa meninggal,kami diberi kesempatan utk berlibur dan juga menunaikan ibadah umroh. Hal yang dari dulu selalu Papa utarakan sambil disertai kalimat &#8216;Nanti ya kalo kita punya uang&#8217;. </p>
<p>Sekarang,disaat Papa sudah tiada,hanya Mama lah sumber semangatku. Kemarin saat di sumpah dokter gigi,aku hampir tidak bisa menahan air mata yang selalu ingin keluar tiap kali aku melihat para calon drg bersama dgn orang tua mereka yg masih lengkap berfoto dan mempersembahkan karangan bunga. Seharusnya,saat itu aku juga bisa melihat Papa dan Mama tersenyum. Namun,takdir berkata lain,saat itu hanya ada Mama,Nenek dan Ade Elis yang tersenyum. Tapi itupun sudah cukup bagiku. Alhamdulillah&#8230; Yang terpenting sekarang adalah aku ingin bisa membuat senyuman tulus itu ada kembali di wajah Mama yang sejak Papa meninggal,aku jarang melihatnya lagi. Semua yang aku lakukan sekarang demi membuat Mama tersenyum. Apapun akan kulakukan demi melihat wajahnya penuh dgn senyuman kembali. Sehingga saat aku melihat wajahnya,aku juga bisa tersenyum bangga. Bangga telah menjadi anaknya,bangga telah dididik olehnya,bangga telah sering mendapat omelannya demi kebaikanku dan bangga menjadi anak dgn single parent. My mom is my fighting spirit. Kakak sayang Mama *peluk Mama yang kenceng* (secara kalo dilakukan di dunia nyata pasti Mama udah keheranan sendiri ama tingkahku ini,hehe <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/destiana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/destiana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/destiana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/destiana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/destiana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/destiana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/destiana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/destiana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/destiana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/destiana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/destiana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/destiana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/destiana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/destiana.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=99&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://destiana.wordpress.com/2012/01/19/senyum-mama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc47c7ecdd978bc235637035d86c76da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">destiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untuk Papaku Sayang</title>
		<link>http://destiana.wordpress.com/2011/11/22/untuk-papaku-sayang/</link>
		<comments>http://destiana.wordpress.com/2011/11/22/untuk-papaku-sayang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 22:27:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>destiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://destiana.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Papaaaaaaa&#8230;. Apa kabar disana? Aku tau pasti Papa sehat dan baik2 aja kan disana? Aku disini InsyaAlloh ga lupa doain Papa didalam setiap sholatku. Aku kangeeeeennn banget sama Papa. Aku kangen dimarahin Papa,kangen cium tangan Papa,kangen cium pipi Papa waktu mau berangkat kuliah,kangen minta duit sama Papa (hehehe ) yg paling aku kangen yaitu dibilang <a href="http://destiana.wordpress.com/2011/11/22/untuk-papaku-sayang/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=96&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Papaaaaaaa&#8230;. Apa kabar disana? Aku tau pasti Papa sehat dan baik2 aja kan disana? Aku disini InsyaAlloh ga lupa doain Papa didalam setiap sholatku. Aku kangeeeeennn banget sama Papa. Aku kangen dimarahin Papa,kangen cium tangan Papa,kangen cium pipi Papa waktu mau berangkat kuliah,kangen minta duit sama Papa (hehehe <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) yg paling aku kangen yaitu dibilang &#8216;Anak Papa hebat&#8217; sambil ditepuk2 dan diunyeng2 kepalanya sama Papa. Papa kangen ga sama aku? Sama mama? Sama ade? Kita ketemunya didalam mimpi aja ya Pa. Aku seneng deh Pa tiap mimpiin Papa,didalam mimpi aku itu pasti Papa dalam keadaan sehat,wajah Papa bersih,raut muka Papa bahagia,mudah2an itu tanda kalau Papa udah nyaman dan bahagia disana ya Pa. Papa udah ketemu Bundo,Uci sama Kakek belum Pa? Kalau nanti Papa ketemu sama mereka lagi,tolong bilang sama mereka kalau kita disini juga kangen sama mereka dan insyaAlloh juga ga pernah putus doanya buat mereka.</p>
<p>Pa,sekarang kakak pengen kasih tau kabar bahagia buat Papa. Kakak udah jadi dokter gigi Pa dan hari Sabtu ini kakak diangkat sumpah. Hehehe <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Papa seneng ga Pa? Kalau ada Papa disini,pasti Papa udah unyeng2 kepala kakak,terus kakak cium tangan Papa bilang terima kasih sama Papa. Tapi,karena sekarang Papa udah ga ada,kakak cuma mau bilang terima kasih yang sebesar2nya sama Papa karena udah sangat percaya akan kemampuan kakak selama ini,terima kasih atas semua bantuan doa maupun materi yang udah Papa kasih ke kakak selama Papa masih hidup. Papa bener Pa,semua akan indah pada waktunya. Meskipun bagi kakak,akan lebih bahagia kalau Papa juga ada disini dan ngeliat kakak di sumpah hari Sabtu nanti. Tapi bagaimanapun juga kakak masih harus bersyukur karena kalau اَللّهُ ga mengijinkan semua ini pasti ga akan terjadi.</p>
<p>Sekali lagi terima kasih ya Papaku sayang. Kakak hebat karena kakak punya Papa dan Mama serta keluarga yang lebih hebat dari kakak. Kakak sayang Papa :* *peluk Papa kenceng2*
<p><a href="http://destiana.files.wordpress.com/2011/11/my-heroes.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://destiana.files.wordpress.com/2011/11/my-heroes.jpg?w=500" alt="" title="/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/e98/6823725/files/2011/11/my-heroes.jpg"   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/destiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/destiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/destiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/destiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/destiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/destiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/destiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/destiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/destiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/destiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/destiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/destiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/destiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/destiana.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=96&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://destiana.wordpress.com/2011/11/22/untuk-papaku-sayang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc47c7ecdd978bc235637035d86c76da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">destiana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://destiana.files.wordpress.com/2011/11/my-heroes.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/e98/6823725/files/2011/11/my-heroes.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The New Me</title>
		<link>http://destiana.wordpress.com/2011/10/16/the-new-me/</link>
		<comments>http://destiana.wordpress.com/2011/10/16/the-new-me/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 14:56:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>destiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://destiana.wordpress.com/2011/10/16/the-new-me/</guid>
		<description><![CDATA[Saya muslim dan seorang perempuan yang dulunya berpenampilan sangat tidak rapi dan cenderung cuek. Kemana-mana selalu memakai kaos tangan pendek dan juga celana pendek atau celana panjang serta rambut yang juga selalu dikuncir dengan gaya yang sama setiap harinya. Sampai pada suatu saat saya sudah bosan dengan penampilan saya dan mencoba untuk tampil lebih feminin <a href="http://destiana.wordpress.com/2011/10/16/the-new-me/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=93&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya muslim dan seorang perempuan yang dulunya berpenampilan sangat tidak rapi dan cenderung cuek. Kemana-mana selalu memakai kaos tangan pendek dan juga celana pendek atau celana panjang serta rambut yang juga selalu dikuncir dengan gaya yang sama setiap harinya. Sampai pada suatu saat saya sudah bosan dengan penampilan saya dan mencoba untuk tampil lebih feminin dari sebelumnya,namun ternyata saya tidak cukup berani dan tidak percaya diri. </p>
<p>Saya dikelilingi oleh orang tua,keluarga,dan juga teman-teman perempuan yang sudah terlebih dulu berjilbab. Namun,ternyata itu semua belum cukup menyadarkan dan &#8216;mendorong&#8217; saya untuk berjilbab. Berbagai macam alasan saya utarakan atas keputusan saya untuk tidak berjilbab. Dari mulai yang karena saya belum cukup baik dalam hal tingkah laku maupun ibadah,saya takut gerah kalau nanti saya berjilbab karena saya memang gampang berkeringat,baju muslim saya hanya sedikit,sampai ke saya belum siap jika harus menikah secara Islam dimana calon mempelai hanya dikenalkan melalui biodata masing-masing kemudian bertemu untuk melihat wajah masing-masing lalu akhirnya menikah (yang terakhir ini,terlalu saya lebih-lebihkan,maklum hanya pernah mendengar saja). Semua alasan tadi memang terbukti berhasil membuat hati saya tidak tergerak untuk memakai jilbab dan juga berhasil membuat saya cukup cuek tampil dengan gaya yang apa adanya. Setiap ada yang menanyakan kepada saya tentang kapan saya akan menyusul Mama saya untuk berjilbab,saya selalu jawab dengan &#8216;ya insyaAlloh doain aja&#8217; atau &#8216;nanti aja ah belum siap&#8217;.</p>
<p>Sampai pada suatu saat,ada momen dimana saya diharuskan memakai jilbab karena acara yang akan saya hadiri adalah acara yang bersifat Islami yaitu manasik untuk keberangkatan umroh. Ya,atas seizin Allah SWT dan dengan rezeki yang dia berikan,kami (saya,Mama,dan adik saya) berkesempatan untuk datang memenuhi panggilanNya pada bulan Juli yang lalu. Saya yang kala itu memang belum berjilbab,dengan tenangnya memakai baju yang tidak menutup sampai pergelangan tangan dan dipadukan dengan jilbab yang senada. Saat itu,saya tidak merasa ada yang salah dengan diri saya,karena saya pikir saya memang belum benar-benar berjilbab jadi tidak apa kalau ada bagian tubuh saya yang terlihat,toh itu juga cuma sebagian pergelangan tangan saja. Jilbab itu terus saya pakai sampai akhir acara dan langsung saya buka sesampainya saya di mobil untuk perjalanan pulang. Saya membuka jilbab itu karena saya kegerahan sehingga membuat saya agak tidak nyaman kalau harus menggunakan jilbab yang basah karena keringat.</p>
<p>Hari-hari menjelang keberangkatan umroh pun tiba. Saya mulai panik karena jumlah baju muslim saya masih belum cukup untuk digunakan selama disana,dan saya pun tidak memiliki jilbab yang pada akhirnya saya meminjam jilbab Mama untuk saya pakai selama disana. </p>
<p>Saat hari H,kami jamaah umroh diwajibkan untuk memakai seragam yang telah diberikan lengkap dengan jilbabnya. Karena jilbab yang diberikan travel terlalu terasa ketat di kepala dan leher saya maka saya pun seringkali membuka dan memakai jilbab ini. Saya pun akhirnya berganti jilbab dengan yang lebih nyaman didalam pesawat. Saya sadar selama dalam perjalanan umroh ini pasti saya harus terus menggunakan jilbab jadi saya mulai harus membiasakan untuk tidak melepas pasang jilbab di sembarang tempat. Pikiran-pikiran saya tentang menggunakan jilbab pasti akan terasa gerah dan tidak nyaman ditengah iklim gurun disana sama sekali tidak terbukti. Cuaca disana memang panas dan kering namun banyak angin yang berhembus jadi meskipun memakai jilbab akan tetap terasa adem. Saya semakin terbiasa dengan kombinasi cuaca dan berjilbab selama disana. Saya tidak lagi merasakan apa yang saya pikir akan saya rasakan kalau saya harus berjilbab dari pagi hingga malam hari. Rasa gerah,tidak nyaman dan berbagai macam pikiran lain mengenai memakai jilbab hilang begitu saja selama disana. Saya bahkan sudah mulai merasa nyaman dan terlindungi dengan memakai jilbab. Rasa yang sangat berbeda dengan yang saya bayangkan saat saya disuruh berjilbab oleh teman saya dan Mama saya. </p>
<p>Hari demi hari pun berlalu,tiba saatnya untuk kepulangan ke tanah air. Selama disana saya memang hanya memakai bergo karena saya tidak mau dipusingkan dengan urusan menata jilbab kain. Selama di pesawat pulang pun saya tetap menggunakan jilbab saya. Yang membuat saya terheran-heran adalah saya masih belum ingin melepas jilbab saya ini ketika sudah berada didalam mobil menuju rumah. Rasa heran ini bercampur dengan rasa tidak nyaman kalau saya harus melepas penutup kepala ini.</p>
<p>Setelah berhari-hari berada dirumah saya terus memikirkan hal tersebut. Kenapa saya merasa tidak nyaman? Kenapa saya ingin terus menutup kepala saya? Kenapa rasanya aneh kalau saya tidak menutup kepala saya? Pertanyaan kenapa ini pun perlahan berubah menjadi &#8216;Bagaimana&#8217;. Bagaimana kalau saya berjilbab? Akan terlihat bagus atau jelek? Bagaimana nanti saya akan berpakaian? Bagaimana jika nanti saya tidak nyaman lalu saya ingin melepasnya?. Semua pertanyaan itu terus menghantui saya selama berhari-hari sejak kepulangan umroh. Hingga pada satu hari,saat Mama mengajak pergi keluar,saya memberanikan dan memantapkan hati untuk mulai menutup kepala saya. Ya, saya mulai berjilbab. Terasa begitu nyaman dan hangat saat saya memakainya. Namun, ternyata hati saya belum cukup yakin untuk berjilbab dan akhirnya membuat saya kembali ke gaya lama saya yaitu tidak berjilbab. </p>
<p>Berhari-hari pergi keluar tanpa jilbab rupanya membuat saya tidak nyaman dan aneh. Setelah mengobrol dengan beberapa teman di kampus dan juga  Mama, akhirnya sekali lagi saya kembali memantapkan hati untuk berjilbab ke kampus untuk pertama kalinya. Awalnya memang terasa panas,gerah,ribet dan lain-lain. Namun setelah terbiasa, rasa-rasa itupun perlahan hilang, ya kecuali untuk gerah,karena saya memang gampang berkeringat. Lama-lama semua tergantikan dengan rasa hangat, terlindungi, dan nyaman,sampai sekarang. </p>
<p>Saya memang tidak sepenuhnya mengerti tentang makna serta perbedaan jilbab dan hijab. Yang saya tahu, saya ingin terus istiqomah dalam hal menutup kepala dan aurat ini. Dan saya sungguh merasakan adanya hidayah dari Allah SWT dalam hal ini, karena kalau bukan karenaNya tidak mungkin saya bisa berjilbab sekarang. Dulu, saya termasuk orang yang menganut paham &#8216;nanti saja kalau sudah menikah&#8217; untuk berjilbab. Namun, nyatanya semua itu langsung mendapat &#8216;intervensi&#8217; dari Allah SWT dan akhirnya membuat saya malah aneh kalau tidak berjilbab mulai sekarang. Bahkan saya merasa terlambat karena baru memulainya sekarang. Saya hanya berharap supaya tetap dapat menjalankan salah satu perintahNya ini dengan istiqomah. Ibadah saya memang jauh dari sempurna, saya berharap dengan saya berjilbab ini kualitas ibadah saya yang tadinya belum sempurna akan terus memicu saya untuk meningkatkan lagi kesempurnaan saya dalam hal ibadah maupun yang lain detik demi detiknya. Amiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnn&#8230;..</p>
<p>So,what are u waiting for ladies <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&lt;div class=&quot;wp-caption alignnone&quot; style=&quot;width: 490px&quot;<a href="http://destiana.files.wordpress.com/2011/10/resepsi-dilla.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://destiana.files.wordpress.com/2011/10/resepsi-dilla.jpg?w=500" alt="Ade n Me" title="Ade n Me"   /></a>
<p class="wp-caption-text">Ade n Me</p>
</div>
<p>Posted with WordPress for BlackBerry.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/destiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/destiana.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/destiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/destiana.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/destiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/destiana.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/destiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/destiana.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/destiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/destiana.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/destiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/destiana.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/destiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/destiana.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=93&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://destiana.wordpress.com/2011/10/16/the-new-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc47c7ecdd978bc235637035d86c76da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">destiana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://destiana.files.wordpress.com/2011/10/resepsi-dilla.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ade n Me</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hurt by Christina Aguilera</title>
		<link>http://destiana.wordpress.com/2011/05/27/hurt-by-christina-aguilera/</link>
		<comments>http://destiana.wordpress.com/2011/05/27/hurt-by-christina-aguilera/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 May 2011 05:15:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>destiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://destiana.wordpress.com/2011/05/27/hurt-by-christina-aguilera/</guid>
		<description><![CDATA[When I listen to this song,it suddenly reminds me of you Pa. This is exactly how I feel when you passed away Hurt lyrics Songwriters: Aguilera, Christina; Perry, Linda; Ronson, Mark; Seems like it was yesterday when I saw your face You told me how proud you were, but I walked away If only I <a href="http://destiana.wordpress.com/2011/05/27/hurt-by-christina-aguilera/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=86&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>When I listen to this song,it suddenly reminds me of you Pa. This is exactly how I feel when you passed away</p>
<p>Hurt lyrics<br />
Songwriters: Aguilera, Christina; Perry, Linda; Ronson, Mark;</p>
<p>Seems like it was yesterday when I saw your face<br />
You told me how proud you were, but I walked away<br />
If only I knew what I know today, ooh, ooh</p>
<p>I would hold you in my arms, I would take the pain away<br />
Thank you for all you&#8217;ve done, forgive all your mistakes<br />
There&#8217;s nothing I wouldn&#8217;t do to hear your voice again<br />
Sometimes I wanna call you but I know you won&#8217;t be there</p>
<p>Oh, I&#8217;m sorry for blaming you<br />
For everything I just couldn&#8217;t do<br />
And I&#8217;ve hurt myself by hurting you</p>
<p>Some days I feel broke inside but I won&#8217;t admit<br />
Sometimes I just wanna hide &#8217;cause it&#8217;s you I miss<br />
And it&#8217;s so hard to say goodbye when it comes to this, ooh</p>
<p>Would you tell me I was wrong? Would you help me understand?<br />
Are you looking down upon me? Are you proud of who I am?<br />
There&#8217;s nothing I wouldn&#8217;t do to have just one more chance<br />
To look into your eyes and see you looking back</p>
<p>Oh, I&#8217;m sorry for blaming you<br />
For everything I just couldn&#8217;t do<br />
And I&#8217;ve hurt myself, oh</p>
<p>If I had just one more day<br />
I would tell you how much that I&#8217;ve missed you<br />
Since you&#8217;ve been away</p>
<p>Oh, it&#8217;s dangerous<br />
It&#8217;s so out of line<br />
To try and turn back time</p>
<p>I&#8217;m sorry for blaming you<br />
For everything I just couldn&#8217;t do<br />
And I&#8217;ve hurt myself<br />
By hurting you</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/destiana.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/destiana.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/destiana.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/destiana.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/destiana.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/destiana.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/destiana.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/destiana.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/destiana.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/destiana.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/destiana.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/destiana.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/destiana.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/destiana.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=86&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://destiana.wordpress.com/2011/05/27/hurt-by-christina-aguilera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc47c7ecdd978bc235637035d86c76da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">destiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>To You,Mom</title>
		<link>http://destiana.wordpress.com/2011/05/22/82/</link>
		<comments>http://destiana.wordpress.com/2011/05/22/82/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 14:13:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>destiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://destiana.wordpress.com/2011/05/22/82/</guid>
		<description><![CDATA[I know I&#8217;m wrong Mom. But please don&#8217;t punish me like this. All I wanna do is to take care of your health. I care about your health like Dad care about you too. You are the only one I have now. There&#8217;s no reason I don&#8217;t care about you and don&#8217;t trust you. I <a href="http://destiana.wordpress.com/2011/05/22/82/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=82&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I know I&#8217;m wrong Mom. But please don&#8217;t punish me like this. All I wanna do is to take care of your health. I care about your health like Dad care about you too. You are the only one I have now. There&#8217;s no reason I don&#8217;t care about you and don&#8217;t trust you. I just want to let you know you mean so much to me by showing and telling you every little good things for your health. Please Mom,I don&#8217;t wanna lose the one and only parent I have. I love you Mom so please love yourself too by stop smoking,take a medicine routinely,and see a doctor if you don&#8217;t feel well. And Mom,please stop saying I don&#8217;t love you as Dad did. I do Mom,I will always do,and I never will stop loving you eventhough you won&#8217;t care about me anymore. I love you Mom like Dad loves you the whole time until he passed away.
<p><a href="http://destiana.files.wordpress.com/2011/05/papa-mama.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://destiana.files.wordpress.com/2011/05/papa-mama.jpg?w=500" alt="" title="/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/e98/6823725/files/2011/05/papa-mama.jpg"   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/destiana.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/destiana.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/destiana.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/destiana.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/destiana.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/destiana.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/destiana.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/destiana.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/destiana.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/destiana.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/destiana.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/destiana.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/destiana.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/destiana.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=82&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://destiana.wordpress.com/2011/05/22/82/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc47c7ecdd978bc235637035d86c76da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">destiana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://destiana.files.wordpress.com/2011/05/papa-mama.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/e98/6823725/files/2011/05/papa-mama.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Birthday Wishes</title>
		<link>http://destiana.wordpress.com/2011/05/22/my-birthday-wishes/</link>
		<comments>http://destiana.wordpress.com/2011/05/22/my-birthday-wishes/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 12:03:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>destiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://destiana.wordpress.com/2011/05/22/my-birthday-wishes/</guid>
		<description><![CDATA[Besok aku ulang tahun. Tahun ini terasa beda banget dari tahun kemarin. Yang pertama pastinya karena udah ga ada Papa dan yang kedua karena tahun ini aku masih belum bisa menyelesaikan pendidikan drg ku. I really am disappointed with myself. Aku masih belum bisa buat Mama dan alm. Papa bangga. Jadi,harapanku untuk tahun ini cukup <a href="http://destiana.wordpress.com/2011/05/22/my-birthday-wishes/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=79&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Besok aku ulang tahun. Tahun ini terasa beda banget dari tahun kemarin. Yang pertama pastinya karena udah ga ada Papa dan yang kedua karena tahun ini aku masih belum bisa menyelesaikan pendidikan drg ku. I really am disappointed with myself. Aku masih belum bisa buat Mama dan alm. Papa bangga.</p>
<p>Jadi,harapanku untuk tahun ini cukup sederhana tapi banyak (Maaf ya Ya اَللّهُ <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Yang pertama pasti aku berharap diberikan umur panjang untuk terus membahagiakan Mama,Ade Elis dan keluarga. Yang kedua,aku berharap bisa lebih semangat dan lebih gigih &#8216;berjuang&#8217; untuk mendapatkan gelar drg ku. Yang ketiga,aku bisa mendapat jodoh yang seiman dan sepadan,sehidup semati denganku,taat pada Alloh SWT dan bisa menjadi imam buatku dan keluargaku baik di dunia maupun akhirat dan juga yang terbaik menurut Alloh SWT. Amin&#8230;&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/destiana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/destiana.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/destiana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/destiana.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/destiana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/destiana.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/destiana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/destiana.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/destiana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/destiana.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/destiana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/destiana.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/destiana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/destiana.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=79&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://destiana.wordpress.com/2011/05/22/my-birthday-wishes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc47c7ecdd978bc235637035d86c76da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">destiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maafin Aku,Pa,Ma</title>
		<link>http://destiana.wordpress.com/2011/05/06/maafin-akupama/</link>
		<comments>http://destiana.wordpress.com/2011/05/06/maafin-akupama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 May 2011 17:45:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>destiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://destiana.wordpress.com/2011/05/06/maafin-akupama/</guid>
		<description><![CDATA[Semalam sebelum Papa meninggal,Papa marah sama aku karena nyabut kabel telepon rumah dan akhirnya buat Papa ga bisa telpon rumah untuk buka pintu. Malam itu Papa marah sejadi-jadinya sama aku dan seperti biasa aku hanya bisa terdiam,Mama yang ngebela aku,Mama bilang &#8220;Yaudah lah gitu aja kok diributin,nanti masuk RS lagi aja&#8221; Aku juga bilang &#8220;Yaudah <a href="http://destiana.wordpress.com/2011/05/06/maafin-akupama/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=75&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semalam sebelum Papa meninggal,Papa marah sama aku karena nyabut kabel telepon rumah dan akhirnya buat Papa ga bisa telpon rumah untuk buka pintu. Malam itu Papa marah sejadi-jadinya sama aku dan seperti biasa aku hanya bisa terdiam,Mama yang ngebela aku,Mama bilang &#8220;Yaudah lah gitu aja kok diributin,nanti masuk RS lagi aja&#8221; Aku juga bilang &#8220;Yaudah lah biarin aja Ma,emang mau RS lagi kali&#8221;. Saat itu aku maupun Mama ga bermaksud jahat dengan bilang gitu,kami cuma takut Papa akan kambuh lagi kalau marah-marah terus seperti itu. Saat sahur karena saat itu lagi puasa,aku tidak berani bertatap muka dengannya,dan akhirnya kami memang tidak bertemu sama sekali karena penyakit DM Papa yang mengharuskan Papa untuk sahur mendekati waktu imsak jadi kami tidak bisa makan sahur bersama. Paginya pun aku masih takut untuk bertemu Papa,akhirnya aku cuma bisa diam dikamar Mbok. Menjelang siang,aku mendengar Papa mulai mengeluh sama Mama karena kepalanya yang pusing. Awalnya,Mama mengira itu adalah efek karena Papa memaksakan untuk puasa dihari pertama setelah operasi jantungnya dilaksanakan. Papaku menderita banyak penyakit seperti DM dan akhirnya berujung pada komplikasi jantung koroner,kerusakan saraf mata bahkan juga pernah hampir didiagnosa gagal ginjal. Sejak masih dirawat,Papa memang bilang ia sangat ingin sekali puasa karena ia merasa rugi tiap kali bulan puasa pasti selalu ada saat dimana ia dirawat di rumah sakit karena memang penyakitnya yang parah. Dan aku hanya bisa menyemangati Papa agar ia cepat sembuh dan akhirnya bisa menunaikan puasa bersama-sama. Hari itu Papa bersikeras mau puasa padahal ia belum benar-benar pulih,dan saat ia mengeluh pusing itu,kami berpikir mungkin itu terjadi akibat kadar gula darah Papa yang turun dan kami memaksanya untuk segera berbuka,tapi ia tidak mau,ia bilang kapan lagi Papa akan puasa. Saat itu,kami tidak merasa ada yang janggal,bahkan Papa sempat meminta tolong padaku untuk membelikan alat tes gula darah,namun tidak jadi karena ternyata supirnya telah membelinya. Papa dan Mama segera bergegas ke kamar mandi karena Papa ingin sekali membersihkan badannya agar kemudian ia bisa berwudhu dan solat karena saat itu sudah masuk waktu Dzuhur. Sesaat setelah itu,aku mendengar bunyi jatuh yang cukup keras dan Mama langsung memanggilku,saat aku menghampiri Mama,aku melihat badan Papa yang sudah jatuh tersungkur dilantai kamar mandi,Mama langsung berteriak histeris sejadi-jadinya,aku langsung mencoba untuk menyadarkan Papa dengan menekan ibu jarinya,namun yang aku dengar malah suara mendengkur dari mulut Papa,yang aku tau jika terdengar suara mendengkur seperti itu maka bisa dipastikan kalau orang itu sudah meninggal. Saat kami membaringkannya (karena Papa jatuh dalam keadaan tertelungkup seperti akan sujud dan sepertinya menghadap kiblat,Subhanallah),mulut dan wajah Papa sudah membiru,namun aku yakin Papa masih bisa diselamatkan akhirnya kami membawa Papa ke RS terdekat,dan di RS itulah kami mendapat kepastian kalau Papa sudah tiada. Aku yang tadinya tidak mau menangis,langsung tidak bisa membendung airmataku sendiri karena aku belum bisa menerima kepergian Papa dan aku belum meminta maaf kepadanya tentang yang terjadi malam sebelumnya.</p>
<p>Sampai sekarang aku masih sering bertanya pada diriku sendiri apakah ia masih marah padaku,apakah Papa mendengar permintaan maafku,apakah ia sudah memaafkanku. Semua pertanyaan itu terus bersarang dikepalaku.</p>
<p>Jauh dilubuk hatiku yang terdalam,aku benar-benar berharap Papa mendengar permintaan maafku sesaat setelah ia dinyatakan meninggal. </p>
<p>Sekarang aku tidak ingin mengulang kesalahan itu lagi pada Mama,aku akan mengatakan permintaan maafku tiap kali aku melakukan kesalahan yang disengaja maupun tidak,aku akan selalu melakukan itu,aku tidak ingin kejadian itu terulang lagi,aku tidak ingin aku meminta maaf setelah orang itu dinyatakan tiada.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/destiana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/destiana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/destiana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/destiana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/destiana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/destiana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/destiana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/destiana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/destiana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/destiana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/destiana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/destiana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/destiana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/destiana.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=75&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://destiana.wordpress.com/2011/05/06/maafin-akupama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc47c7ecdd978bc235637035d86c76da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">destiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surga (Masih) Di Telapak Kaki Ibu</title>
		<link>http://destiana.wordpress.com/2011/04/02/surga-masih-di-telapak-kaki-ibu/</link>
		<comments>http://destiana.wordpress.com/2011/04/02/surga-masih-di-telapak-kaki-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 08:36:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>destiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://destiana.wordpress.com/2011/04/02/surga-masih-di-telapak-kaki-ibu/</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini hampir di semua infotainment ada berita tentang seorang artis muda dan berbakat yang kabur dari rumahnya,penyebabnya belum jelas apa,tapi menurut kabar yang beredar karena orang tua anak ini terlalu mem-forsir anaknya untuk bekerja didunia keartisan. Ibu dari anak ini sudah berkali-kali mencoba mencari dan ingin sekali bertemu dengan anaknya,namun tidak juga berhasil. Dan <a href="http://destiana.wordpress.com/2011/04/02/surga-masih-di-telapak-kaki-ibu/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=73&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini hampir di semua infotainment ada berita tentang seorang artis muda dan berbakat yang kabur dari rumahnya,penyebabnya belum jelas apa,tapi menurut kabar yang beredar karena orang tua anak ini terlalu mem-forsir anaknya untuk bekerja didunia keartisan. Ibu dari anak ini sudah berkali-kali mencoba mencari dan ingin sekali bertemu dengan anaknya,namun tidak juga berhasil. Dan pada akhirnya,entah karena kesal atau apa,ibu dari anak ini berkata kepada media disertai gurat kemarahan,kekecewaan dan kesedihan bahwa ia pribadi tidak akan lagi berusaha mencari dan bertemu dengan anaknya,bahkan ia berkata biar anaknya saja yang &#8216;merangkak&#8217; mencarinya.</p>
<p>Bukannya ingin ikut campur dengan masalah keluarga artis muda ini,aku hanya ingin mengutarakan pendapatku tentang peran anak dan orang tua. Aku sendiri sadar bahwa aku belum bisa menjadi anak yang baik untuk orang tua ku sendiri. Saat ini,aku juga masih berusaha untuk tidak mengecewakan mereka lebih dalam lagi. Namun,saat aku mendengar berita tentang artis muda ini,seketika itu juga aku marah kepada artis muda ini,aku memang tak mengetahui persis alasan ia kabur dari rumahnya,tapi dari yang aku dengar selama ini masalah yang terjadi diantara mereka bukanlah masalah yang berat yang sampai terjadi pelecehan dsb dan juga bukan masalah yang tidak bisa dipecahkan dan tidak termaafkan sampai membuat si anak &#8216;menjauhi&#8217; ibunya.</p>
<p>Bagiku perbuatan artis ini sudah sangat tidak manusiawi dan sangat tidak pantas untuk dilakukan seorang anak mana pun. Tidak seharusnya ibu yang mencari anaknya sampai meneteskan air mata seperti itu. Tentu kalian masih ingat pepatah lama yang mengatakan &#8220;Surga Di Telapak Kaki Ibu&#8221;,jadi memang anak lah yang harus mencari ibunya,karena semua letak keberkahan dari hidup kita berada di ibu. Bagaimana tidak,karena didalam darah kita semua ada ASI yang dulu diberikan ibu pada kita,bila tidak ibu tidak menyusui kita dulu,mungkin kita tidak akan bisa sehat sewaktu bayi dan mungkin daya tahan tubuh kita tidak akan sekuat sekarang. Bagi yang belum pernah tahu,ASI itu sebenarnya adalah darah ibu kita yang diolah sedemikian rupa oleh kelenjar susu ibu kita. Jadi,masih pantaskah kita menyakiti hati ibu kita sendiri yang sudah dengan sukarela dihisap darahnya demi kelangsungan hidup kita?</p>
<p>Itu yang membuatku tidak habis pikir dengan ulah artis muda ini. Mengapa artis ini tega membiarkan ibunya mencarinya sampai berurai air mata? Mengapa ia tidak pernah mau bertemu dengan ibunya? Dosa atau kesalahan apa yang dibuat ibunya sehingga membuat ia tidak mau sama sekali bertemu dengan ibunya? Pernahkah ia memikirkan kembali apa yang telah dilakukan ibunya dari mulai ia berada dalam kandungan sampai sudah besar sekarang? Pernahkah ibunya meminta balasan dari ASI yang sudah dihisapnya sewaktu bayi,mengganti popoknya,memberinya makan sampai kenyang,merawatnya ketika ia sakit,me-ninabobo-kannya di tengah malam disaat seharusnya ibu yang beristirahat?</p>
<p>Sungguh takkan pernah cukup jika harus menyebutkan dengan detail apa yang sudah ibu lakukan untuk kita semua mulai dari dalam kandungan sampai akhirnya sudah sebesar,secantik dan sedewasa sekarang. Karena ibu memang telah melakukan begitu banyak hal demi membesarkan kita semua. Dan tidak sekalipun seorang ibu pernah meminta balasan dari semua yang telah mereka lakukan untuk kita.</p>
<p>Dulu aku pernah mendengar sebuah kisah tentang seorang anak yang tadinya selalu gagal dan malang lalu perlahan menjadi sukses dan selalu beruntung karena satu hal yang &#8216;sepele&#8217; yang bahkan aku pun belum pernah melakukannya yaitu mencuci,mencium kaki ibunya sehabis ia solat fardu sambil memohon doa dari ibunya. Coba kalian bayangkan betapa hebat dan ajaibnya kekuatan doa ibu kita.</p>
<p>Mungkin banyak diantara kalian yang pernah mendengar tentang kisah Malin Kundang yang berubah jadi batu karena sudah berbuat durhaka dan menyakiti hati ibunya begitu dalam dengan mengatakan bahwa ia bukanlah anak dari ibunya. Aku sendiri pun tidak tahu persis kebenaran dari cerita itu tapi memang benar ada bukti nyata dari cerita itu disebuah pantai di Sumatera Barat sana yaitu sebuah batu yang terlihat seperti seseorang yang sedang bersujud memohon ampun. Tentu kalian tidak ingin mengalami apa yang dialami Malin Kundang. Dan aku percaya tidak ada satu pun dari kalian yang pernah memperlakukan ibunya seperti Malin Kundang. Namun aku yakin pasti kita semua pernah mengecewakan ibu kita baik sengaja maupun tidak. </p>
<p>Oleh karena itu,menurutku tidak ada satu alasan pun yang bisa membuat kita menyakiti bahkan membenci ibu kita sampai-sampai kita tidak mau bertemu lagi dengannya. Karena ibu adalah seseorang yang paling harus kita hargai dan hormati. Kebanggaan ibu,kebanggaan kita juga. Begitu pula dengan duka,kesedihan ibu seharusnya menjadi kesedihan kita juga. Haram bagi kita sebagai anak dengan sengaja membuat ibu kita menangis. Karena bila ibu kita sudah meneteskan air mata  untuk kita berarti ada dua kemungkinan yaitu antara kita sudah sangat membuatnya bangga atau kita sudah menyakiti hatinya sangat dalam. Namun sebanyak apapun,seberharga apapun,sebesar apapun yang sudah kita berikan kepada ibu,takkan bisa membayar semua perjuangan yang telah dilaluinya untuk membesarkan kita. Kita lah yang harus mencari ibu untuk memohon doa restunya,memohon doanya dan memohon berkah darinya. Karena kasih ibu sungguh sepanjang masa. Dan tak akan pernah pudar sekalipun anaknya membuatnya kecewa. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Ma,maafin kakak ya kalau selama ini kakak masih sering mengecewakan mama,menyakiti hati Mama baik sengaja maupun tidak sengaja,tidak patuh akan perintah Mama.</p>
<p>Kakak mohon doanya ya Ma,agar kakak bisa jadi anak Mama yang baik,yang dapat membahagiakan Mama dunia akhirat. Amin</p>
<p>Love you so much Mamaku sayang :&#8217;)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/destiana.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/destiana.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/destiana.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/destiana.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/destiana.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/destiana.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/destiana.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/destiana.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/destiana.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/destiana.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/destiana.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/destiana.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/destiana.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/destiana.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=73&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://destiana.wordpress.com/2011/04/02/surga-masih-di-telapak-kaki-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc47c7ecdd978bc235637035d86c76da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">destiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dedicated to My Mom</title>
		<link>http://destiana.wordpress.com/2011/03/30/dedicated-to-my-mom/</link>
		<comments>http://destiana.wordpress.com/2011/03/30/dedicated-to-my-mom/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 14:47:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>destiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://destiana.wordpress.com/2011/03/30/dedicated-to-my-mom/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau aku mempunyai anak nanti,aku akan berusaha untuk menjadi ibu yang terbaik seperti Mamaku sekarang. Mama hanya seorang ibu rumah tangga biasa namun sangat sabar dalam mengurus anak-anaknya dan almarhum suaminya dulu. Mama terbiasa hidup mandiri sejak kecil jadi dia akan selalu berusaha untuk tidak merepotkan orang lain dalam menyelesaikan urusannya. Mama tidak pernah mengeluh <a href="http://destiana.wordpress.com/2011/03/30/dedicated-to-my-mom/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=70&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau aku mempunyai anak nanti,aku akan berusaha untuk menjadi ibu yang terbaik seperti Mamaku sekarang. Mama hanya seorang ibu rumah tangga biasa namun sangat sabar dalam mengurus anak-anaknya dan almarhum suaminya dulu. Mama terbiasa hidup mandiri sejak kecil jadi dia akan selalu berusaha untuk tidak merepotkan orang lain dalam menyelesaikan urusannya. Mama tidak pernah mengeluh capek atau jenuh saat harus mengantar jemput adikku mulai dari berangkat sampai pulang les. Dulu sewaktu Papa masih hidup,Mama merawat Papaku dengan penuh perhatian dan kasih sayang,sampai ke obat yang harus diminum Papa setiap harinya hanya Mama yang hapal karena jumlahnya yang sangat banyak (sehari 5 buah obat).</p>
<p>Jujur saja,aku bukanlah anak yang memiliki keberanian untuk sekedar menunjukkan betapa sayangnya aku pada mereka berdua. Jadi,disaat mereka sakit,aku hanya bisa berdoa untuk mereka dan tentunya berada disamping mereka. </p>
<p>Dulu,Papa sendiri pun pernah memuji Mama dengan mengatakan bahwa Mama adalah istri terhebat yang pernah Papa miliki,biasanya Papa mengatakan ini sambil memberikan pelukan dan belaian lembut di kepala Mama. </p>
<p>Sekarang disaat Mama sakit dan Papa sudah tiada jadi aku yang akan menggantikan Papa untuk mengatakan bahwa Mama adalah ibu terhebat yang pernah aku miliki. Sekali lagi aku melakukannya di blog ini karena aku terlalu malu untuk mengungkapkannya didunia nyata. Aku berharap Mama bisa merasakan kasih sayangku dan aku juga berharap agar Mama cepat sembuh. Sedi rasanya melihat Mama yang biasanya selalu bergerak tiba-tiba hanya diam ditempat tidur. Sewaktu masih ada Papa,biasanya mereka saling menguatkan satu sama lain. Sekarang giliranku yang berbakti kepada Mama.</p>
<p>Aku tahu Ya Alloh,semua yang kulakukan ini masih sangat kurang jika dibandingkan dengan apa yang telah Mama lakukan buatku,jadi aku mohon dengan segala kerendahan hati sembuhkanlah Mamaku,kuatkanlah batin dan raganya dalam menjalani kehidupan sehari-hari kami yang sudah tanpa Papa ini,jauhkanlah orang-orang yang ingin berbuat jahat kepadanya,sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku diwaktu kecil dan panjangkanlah umurnya,umurku dan umur adikku agar kami bisa membahagiakannya lebih lama lagi. Karena hanya dengan membahagiakan dan melihat senyumnya lah yang bisa membuat kami kembali tersenyum setelah menjalani hidup yang tidak mudah ini.</p>
<p>Untuk Papa : Pa,jangan khawatir ya sekarang ada aku dan ade Elis yang siap menyayangi dan membahagiakan Mama seperti saat Papa masih ada,meskipun kita yakin rasanya takkan lagi sama seperti dulu tapi kita akan terus mencoba untuk membuatnya tersenyum kembali. Papa yang tenang ya disana,kita semua disini berdoa agar Papa diampuni dosa-dosanya,diterangi kuburnya,dihindari dari siksa kubur,dijauhkan dari siksa api neraka dan dimuliakan disisi Alloh SWT nanti. Amin Ya Rabbal Alamin</p>
<p>Kita (aku dan ade Elis) sayang banget sama kalian Pa,Ma</p>
<p><a href="http://destiana.files.wordpress.com/2011/03/papa-mama.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://destiana.files.wordpress.com/2011/03/papa-mama.jpg?w=500" alt="" title="/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/e98/6823725/files/2011/03/papa-mama.jpg"   /></a></p>
<p>Posted with WordPress for BlackBerry.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/destiana.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/destiana.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/destiana.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/destiana.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/destiana.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/destiana.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/destiana.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/destiana.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/destiana.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/destiana.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/destiana.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/destiana.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/destiana.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/destiana.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=70&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://destiana.wordpress.com/2011/03/30/dedicated-to-my-mom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc47c7ecdd978bc235637035d86c76da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">destiana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://destiana.files.wordpress.com/2011/03/papa-mama.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/e98/6823725/files/2011/03/papa-mama.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I haven&#8217;t found my &#8216;Tappei&#8217; yet</title>
		<link>http://destiana.wordpress.com/2011/03/09/i-havent-found-my-tappei-yet/</link>
		<comments>http://destiana.wordpress.com/2011/03/09/i-havent-found-my-tappei-yet/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 11:49:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>destiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://destiana.wordpress.com/2011/03/09/i-havent-found-my-tappei-yet/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu,ada seorang teman yang mengupdate tweet-nya dengan tulisan &#8220;I want my Tappei&#8221;. Seketika itu juga,aku teringat akan sebuah buku komik yang berjudul Hai,Miiko!. Miiko adalah seorang anak perempuan kelas 5 SD yang mempunya teman laki-laki yang bernama Eguchi Tappei (aka Tappei). Tappei ini termasuk anak yang suka menjahili temannya juga sering meledek <a href="http://destiana.wordpress.com/2011/03/09/i-havent-found-my-tappei-yet/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=67&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu,ada seorang teman yang mengupdate tweet-nya dengan tulisan &#8220;I want my Tappei&#8221;. Seketika itu juga,aku teringat akan sebuah buku komik yang berjudul Hai,Miiko!. Miiko adalah seorang anak perempuan kelas 5 SD yang mempunya teman laki-laki yang bernama Eguchi Tappei (aka Tappei). Tappei ini termasuk anak yang suka menjahili temannya juga sering meledek Miiko. Miiko bertubuh pendek,sementara Tappei bertubuh tinggi,maka jadilah Tappei sering mengolok-oloknya. </p>
<p>Namun,Miiko sepertinya bukan hanya sekedar objek keisengan belaka bagi Tappei karena tidak jarang diceritakan bahwa ketika Miiko sedang tertimpa masalah,Tappei selalu datang tanpa diminta. Dan Tappei pun sepertinya bukan hanya sekedar teman biasa untuk Miiko,karena setiap kali Miiko melihat Tappei dengan anak cewek yang menyukainya,maka ia pun cemburu dan marah dengan Tappei. Yang dilakukan Tappei sebenarnya hanya sebuah hal sederhana,namun selalu membuat Miiko nyaman. Seperti ketika Miiko tidak mempunyai teman untuk makan di rumah karena semua oriang rumah sibuk dengan kegiatan masing-masing sehingga membuat Miiko tidak nafsu makan dan akhirnya jatuh pingsan saat latihan renang,Miiko menceritakan itu semua ke Tappei. Tappei yang merasa kasihan akhirnya membawakan sandwich yang ada di rumahnya ke rumah Miiko untuk dimakan bersama-sama padahal Tappei sedang tidak sendirian di rumah seperti Miiko. Dan akhirnya membuat nafsu makan Miiko kembali. </p>
<p>Fisikku memang jauh dari Miiko dan aku tidak lagi duduk dikelas 5 SD. Namun aku ingin sekali bisa merasakan memiliki seseorang seperti Tappei yang akan selalu ada disaat aku sedih maupun bahagia. Seseorang yang meskipun iseng dan jahat tapi bisa sangat perhatian jika menyangkut orang yang disukainya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/destiana.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/destiana.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/destiana.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/destiana.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/destiana.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/destiana.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/destiana.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/destiana.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/destiana.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/destiana.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/destiana.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/destiana.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/destiana.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/destiana.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=destiana.wordpress.com&amp;blog=6823725&amp;post=67&amp;subd=destiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://destiana.wordpress.com/2011/03/09/i-havent-found-my-tappei-yet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dc47c7ecdd978bc235637035d86c76da?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">destiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
